Program Kotaku Insya Allah Dilanjutkan Tahun 2021
Bertempat di ruang pertemuan KOTAKU Batu Kilang, RT 001 RW 007 Kelurahan Ranai Kota, Lurah Ranai Kota Syuparman SE, ketua BKM Sarman, Fasilitator Program Kota Tanpa Kumuh Anwar Sahputra S.Pd, dan Kasi Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat, kawasan Permukiman dan Pertanahan Feri Eldinata ST, berbincang-bincang santai mengenai program Kota Tanpa Kumuh. Dari hasil bincang-bincang santai tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa insya Allah, program Kota Tanpa Kumuh di Kelurahan Ranai Kota akan berlanjut di tahun 2021 dengan lokasi yang berbeda pula.
Lurah Ranai Kota menyampaikan ungkapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menata perkampungan kumuh menjadi lebih baik. Lurah Ranai Kota juga berharap ke depan agar semua kawasan pemetaan kumuh selesai dalam waktu dua tahun terakhir.
Untuk diketahui, Program yang diinisasi oleh kementrian PUPR ini tersebar di banyak tempat di Indonesia, dan alhamdulillah Kelurahan Ranai Kota menjadi salah satu tempat yang terpilih di Kabupaten Natuna untuk program kotaku ini.
Program Kotaku di Kabupaten Natuna dilaksanakan di RT 001 Batu Kilang dengan jenis program pembangunan pelataran dan ruang pertemuan terbuka. Kegiatannya telah dilaksanakan pada Agustus lalu dan saat ini sudah selesai. Kedepannya nanti akan langsung diserahkan kepada kelurahan dan kemudian menitipkan apa yang sudah dibuat ini kepada masyarakat, khususnya warga RT Batu Kilang agar menjaga dan merawatnya, serta dikelola dengan baik.
Antisipasi Banjir, Warga Kelurahan Ranai Kota Goyong Royong di Beberapa Titik
Minggu pagi, beberapa warga di wilayah Kelurahan Ranai Kota melakukan gotong royong memebersihkan drainase yang tersumbat di beberapa titik rawan banjir. Fokus area pada gotong royong kali ini berada di dua tempat yaitu di Jalan Hang Tuah dan Jalan Datuk Kaya Wan Mohammad Benteng Ranai Kota. Sebelumnya pada hari sabtu, juga dilakukan gotong royong di kawasan Siman.
Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat beberapa tempat terendam air, bahkan yang dahulu tak pernah terendam menjadi terendam kali ini. Selain karena curah hujan, tergenangnya air juga disebabkan oleh tersumbatnya drainase oleh pasir, material-material bekas proyek dan kabel serta pipa-pipa yang berada di dalam selokan. Jika tidak ada tindak lanjut maka dikhawatirkan air yang tergenang akan semakin parah sehingga mengganggu aktivitas warga.
Turut hadir dalam giat kali ini adalah Camat Bunguran Timur, Lurah Ranai Kota, Danramil, Pak Erwandi, Babinsa, TNI AD, dan warga di sekitaran Kelurahan Ranai Kota. Dalam kegiatan ini, warga juga terbantu dengan bantuan yang diberikan dari PU, Pemadam Kebakaran dan Perkim.