Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengadakan sosialisasi perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat bertempat di aula Kantor Lurah Ranai Kota pada 28 januari 2021.
Meski angka terhadap kejahatan anak masih terbilang rendah, namun ada baiknya perlu mengetahui agar bisa mencegah hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Peserta sosialisasi ini terdiri RT, RW, Kaling, Tim Penggerak PKK, Karang Taruna, dan Forum Anak Natuna.
Musrenbang Kelurahan Ranai Kota Tahun Anggaran 2022.
Bertempat di Rumah Makan Sisi Basisir, jalan DKWM Benteng, Kelurahan Ranai Kota menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kelurahan Ranai Kota untuk Tahun Anggaran 2022. Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Natuna, Jarmin Sidik, SE, ketua komisi 1 Wan Aris Munandar, Anggota Komisi 3 Eri Marka, bapak Camat Bunguran Timur Hamid Hasnan S.Pd, M.A.., beberapa OPD, Perwakilan Danramil, Babinkamtibmas, Lembaga di bawah Kelurahan, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, serta Kaling, RW, dan RT se Ranai Kota.
 
Pak Lurah Ranai Kota, Syuparman, S.E., dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Kelurahan Ranai Kota pada tahun 2021 hasil musrenbang tahun 2020 insya Allah terlaksana 70 kegiatan dari 270 yang diusulkan, atau sekitar 30%. Beliau berharap, kegiatan tahun 2022 hasil dari musrenbang saat ini akan menghasilkan minimal 50% kegiatan dari yang diusulkan.
Syuparman juga menyampaikan, pada tahun 2019, dari 1.1 Miliar anggaran terealisasi sekitar 900 juta atau 90% untuk beberapa kegiatan. Sedangkan tahun 2020 lalu, hanya satu kegiatan yang terealisasi yaitu pembangunan TPA di Tegul Laksmana RW 02. Ini terjadi akibat adanya apemotongan anggaran untuk covid19 yang mulai merebak tahun lalu.
Jarmin Sidik, S.E, selaku Ketua 2 sangat mendukung program-program ini. Ia juga minta untuk selalu diingatkan agar bisa bersama-sama mengawal kegiatan yang sudah diusulkan.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Bunguran Timur, selanjutnya diisi dengan pemaparan program prioritas dari masing2 RW dan instansi, dan dilanjutkan dengan diskusi antara peserta dan pimpinan musyawarah.