HUT Kota Ranai ke 150 tahun

Ranai Kota sebagai pusat kota kabupaten Natuna, hari ini telah menginjak satu setengah abad. Pada tanggal 27 Juli, 150 tahun lalu ditetapkan sebagai hari jadi Ranai Kota, dasar penetapan ini tertuang dalam buku Hari Jadi Kota Ranai yang terbit tahun 2009 oleh Dinas Pemuda Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Natuna, bekerja sama dengan Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Tanjungpinang.

 

Sebagai kota tua, Kota Ranai telah melewati berbagai fase dan era. Mulai dari bagian Kesultanan Riau Lingga, era Kependudukan Belanda, masa invasi Jepang, masa “tak bertuan”, hingga Kemerdekaan Republik Indonesia.  Masa-masa yang dilewati ini tentunya bisa menjadi refrensi untuk kedepan yang lebik baik lagi.

 

Kota Ranai, dahulu membentang antara Desa Sepempang (sebelah utara) dan Desa Sungai Ulu (sebelah selatan), Gununng Ranai (sebelah barat) dan laut Natuna (sebelah timur). Lalu seiring berkembang zaman dan pemerintahan, daerah yang membentang luas tersebut saat ini terbagi menjadi 4 wilayah administrasi kelurahan di bawah Kecamatan Bunguran Timur, mereka adalah Kelurahan Ranai Kota (induk), Kelurahan Ranai Darat, Kelurahan Bandarsyah, dan Kelurahan Batu Hitam.

 

 

“Kita berharap ancaman Covid 19 segera musnah di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah. Dan semoga saja di hari jadi Ranai Kota yang ke 150 ini menjadi berkah bagi kita semua untuk menuju DOB Kota Ranai yang kita dambakan selama ini. Semoga terwujud.” Ucap Lurah Ranai Kota, Syuparman, SE.